Adsense

1 Jun 2008

PERJALANAN BUJANGGA MANIK


Judul Buku : Perjalanan Bujangga Manik Menyusuri Tanah
Jawa:
Data Topografis dari Sumber Sunda Kuno

Penulis : J. Noorduyn

Penerjemah : Iskandarwassid

Penerbit : KITLV (Netherland) dan LIPI (Indonesia, Jakarta)
Tahun terbit : 1984
Tebal Buku : ii, 51 halaman (Ukuran kertas A4)

ngalalar aing ka Bubat,
cunduk aing ka manguntur,
ka buruan Majapahit,
ngalalar ka Darma Anyar,
na karang Kajramanan,

(brs. 800-804)

Entah bagaimana naskah kuno berisi perjalanan Bujangga Manik ini jadi koleksi Perpustakaan Bodleian di Oxford Inggris sejak tahun 1627 atau 1629. Hingga tahun 1950 baru disadari bahwa naskah di atas 29 lembar daun palem itu merupakan naskah kuno dari Jawa Barat Indonesia. Bagi orang Sunda dan Indonesia tentu penemuan ini besar sekali artinya.

Sesuai dengan judulnya penulis membatasi pada data topografis dari kedua kisah perjalanan Bujangga Manik. Perjalanan pertama dari Pakuan hingga Brebes di Jawa Tengah sekarang (125 baris). Sedangkan perjalanan kedua dari Pakuan hingga ke Jawa Timur dan Bali (550 baris) jadi total 675 baris. Jumlah baris seluruhnya 1641 inipun dianggap tidak lengkap. Jika benar di mana sebagian lagi?

Penekanan penelitian sastra kuno ini pada nama-nama tempat, sungai, gunung, pelabuhan pada jalur atau dekat jalur yang dilewati. Ada sekira 450 nama yang bertautan dengan Pulau Jawa. Penulis lontar adalah pelaku utama dalam puisi Sunda buhun ini. Beliau sangat teliti dalam menuliskan nama-nama tempat. Nama-nama itu dibagi dalam tiga kelompok yaitu nama-nama yang masih dipakai sampai sekarang, kedua nama-nama yang sudah tidak diketahui lagi, dan ketiga nama-nama toponim zaman dahulu yang juga ada disebutkan dari sumber-sumber lain.

Jumlah baris dalam pantun yang menceritakan tentang kedua perjalanan adalah 675, sedangkan 966 baris lainnya tidak menjadi titik perhatian tulisan ini. Jadi bagian lain seperti peristiw-peristiwa di istana Pakuan, seluk beluk Bujangga Manik sebagai pertapa dan perjalanan Bujangga manik ke Kahiyangan tidak dibahas.

Penyebutan nama-nama tempat dalam naskah Bujangga Manik sangat membantu dalam memetakan kondisi Pulau jawa saat perjalanan atau naskah ini dibuat. Kapan? Dalam naskah ini disebut-sebut Majapahit, Demak, dan Malaka. Perjalanannya hampir seperti menyusuri bagian utara dan tengah Pulau Jawa kembali ke Pakuan (Bogor sekarang) menyusuri bagian selatan.

Diperkirakan naskah ini dibuat akhir abad ke-15 dalam bahasa Sunda kuno. Tak ada unsur serapan dari bahasa Arab sedikitpun, jadi kemungkina dibuat sebelum mulai berkembangnya agama Islam di Jawa Barat. Noorduyn membatasi perkiraan pembuatan cerita ini dari perempat kedua abad ke-15 hingga tahun 1511. Sedangkan Bujangga Manik sendiri diduga seorang tohaan (pangeran) Kerajaan Sunda (Pajajaran). Putra Prabu Siliwangi yang mengembara dan menjadi pertapa terkenal. Banyak versi mengenai hal ini.

Selain Noorduyn, beberapa pihak juga mencoba meneliti naskah Bujangga Manik dengan meminta salinan manuskrip langsung ke Perpustakaan Bodleian (No. katalog MS.Jav.b.3 (R)), terutama yang tidak diteliti Noorduyn. Saya belum membaca buku Noorduyn mengenai Bujangga Manik yang sepeninggalnya diselesaikan oleh A . Teeuw berjudul “Three Old Sundanese Poems” (KITLV, 2006) salah satu dari ketiga pantun adalah Bujangga Manik. Barangkali dalam buku ini ada kajian lain selain topografi Jawa. Para ahli lainnya yang dapat membaca dan mengerti huruf dan bahasa Sunda kuno diharapkan dapat mengkaji kembali naskah berharga ini. Selama ini tentang Bujangga Manik masih mengandalkan karya-karya Noorduyn. Seperti kita ketahui beberapa ahli yang mempunyai kapasitas di bidang itu seperti Bapak Atja, Saleh Danasasmita, Edi S. Ekadjati, dan Ayat Rohaedi telah meninggal. Kini tinggal beberapa orang saja ahli filologi khususnya bahasa Sunda kuno.

nanjak ka Lembu Hambalang,
sadatang ka Bukit Ageung,
eta hulu Cihaliwung,
Kabuyutan ti Pakuan,
Sanghiang Talaga Warna,

(brs. 1350-1354)

17 komentar:

  1. Sampurasun!

    Kang Asep, dupi eta buku bujangga manik gaduh keneh?
    atanapi abdi tiasa kenging buku na dmn nya Kang?

    hatur nuhun

    BalasHapus
  2. Rampes!
    Kang Ozy buku nu di luhur abdi gaduh. Upami milarian di toko buku tangtos tos teu aya. Buku Perjalanan Bujangga Manik di luhur malih janten lampiran dina karya Noorduyn terakhir "Tiga Pesona Sunda" terbitan Pustaka Jaya (2009). Aya tilu naskah pantun nu diguar Para putra Rama & Rahwana, Sri Anjana, sareng Perjalanan Bujangga Manik. Pangaosna variasi tergantung nu masihan diskon. Harga perdana Rp 130rb

    BalasHapus
  3. Kang Asep,

    Apa masih punya buku2 tentang Bujangga Manik. Itu dijual atau bisa dapet fotocopy-nya ya... Nuhun - Hilal

    BalasHapus
  4. @Hilal: seperti posting saya sebelumnya ada dalam buku "Tiga Pesona Sunda" dan dijual bebas. Untuk buku yang saya bahas di atas silahkan unduh di sini:
    http://www.ziddu.com/download/8778341/BujanggaManik.pdf.html

    BalasHapus
  5. Permisi, saya sungguh tertarik atas sejarah bandung dan ingin mendapat informasi mendalam tentang sejarah bandung.... semoga bapak punya referensi yang bagus untuk blog saya di www.bandung-parijsvanjava.blogspot.com

    terima kasih pak...

    BalasHapus
  6. Aldi (Ruckus-89), saya sudah kirim jawaban ke e-mail, kalau tidak sampai "add" saya di fb: http://www.facebook.com/asep.suryana1

    BalasHapus
  7. Ass.wr.wb
    E-mail sudah saya terima.. makasih pak...
    oiya, mingkin ini bisa bapak kunjungi...

    http://www.tinyurl.com/bujanggamanik

    FB bapak sudah saya add..
    terima kasih banyak pak...
    sampai ketemu di FB...

    BalasHapus
  8. bisa bukunya dipublish online? Banyak yang perlu untuk mengetahui sejarahnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak usah khawatir buku di atas menjadi lampiran dari buku Noorduyn yang kedua dan lebih lengkap yaitu "Tiga Puisi Sunda Kuna" yang sudah diterjemahkan dan diterbitkan oleh Pustaka Jaya (2009). Saya kira tersebar di perpustakaan-perpustakaan umum dan masih ada toko buku yang menjual.

      Hapus
  9. Untuk buku di atas coba unduh di sini:
    http://www.ziddu.com/download/8778341/BujanggaManik.pdf.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pak untuk link unduhan buku di atas sudah tidak valid lagi... bisa tidak saya dikrimin salinanya ke e-mail saya

      Hapus
  10. Link downloadnya tidak aktif.. bisa minta link yang baru atau boleh minta kirimin file ke email saya.. terimakasih pak

    BalasHapus
  11. Salam kang, apakah boleh minta file buku tsb? hatur nuhun

    BalasHapus
    Balasan
    1. kirim alamat e-mail ke galluh @gmail.com

      Hapus
  12. Boleh Kang kirim alamat e-mailnya ke inbox di facebook sim kuring.

    BalasHapus
  13. Kang, tiasa teu upami nyuhunkeun file buku Perjalanan Bujangga Manik Menyusuri Tanah Jawa: Data Topografis dari Sumber Sunda Kuno
    upami tiasa kirim ka email : commandandedi79@gmail.com
    hatur nuhun pisan sateu acanna

    BalasHapus